Breaking News

Belajar dengan Menggunakan Teknik Feynman

Belajar mungkin menjadi salah satu kegiatan yang berat dan melelahkan. Hal tersebut dapat disebabkan oleh metode belajar yang kurang efektif. Apabila belajar kurang efektif, maka otak tidak dapat menyerap materi yang Anda pelajari sepenuhnya. Jika ini adalah masalah Anda, maka Anda dapat melakukan teknik belajar seorang fisikawan Amerika, yaitu Feynman. Teknik ini dilakukan dengan cara seolah-olah Anda mengajarkan suatu materi pada seseorang.


Gambar 1 adalah Richard Phillips Feynman, seorang fisikawan Amerika
Sumber: Wallpaperaccess.com

Sekilas mengenai tokoh ini, Richard Phillips Feynman adalah seorang fisikawan yang lahir pada 11 Mei 1918 di New York, Amerika Serikat. Ia adalah seorang fisikawan yang paling berpengaruh di abad kedua puluh. Ia menerima Penghargaan Nobel Fisika 1965 atas karyanya dalam perluasan teori elektrodinamika kuantum. Ia juga dikenal sebagai edukator dan dijuluki "The Great Explainer" karena kemampuannya dalam menerangkan sesuatu yang rumit dan kompleks menjadi mudah untuk dipahami.


Kunci dari teknik belajar Feynman ini adalah kesederhanaan kalimat. Bagaimana menjelaskan sebuah konsep yang kompleks menjadi sederhana dan mudah untuk dipahami. Berikut adalah langkah-langkah dalam belajar menggunakan Teknik Feynman.

Tuliskan Judul Topik yang Akan Dipelajari
Tuliskan pada sebidang kertas mengenai topik materi yang akan Anda bahas. Pelajari terlebih dahulu materi-materi tersebut melalui berbagai sumber. Akan lebih baik jika menggunakan lebih dari satu sumber.

Tuliskan Penjelasan Materi Sesederhana Mungkin
Tuliskan penjelasan konsep mengenai materi dengan bahasa Anda sendiri. Tulislah dalam bentuk yang paling sederhana. Anggap saja Anda sedang menjelaskan kepada orang yang benar-benar tidak tahu mengenai materi tersebut.

Penjelasan yang sederhana bukan berarti harus memiliki kalimat sesedikit mungkin, melainkan dipaparkan secara efektif, tidak berbelit-belit, dan memuat semua materi esensialnya. Ilustrasi gambar dapat ditambahkan untuk lebih memperjelas apa yang Anda terangkan. Anda juga bisa membuat penjelasan dalam bentuk poin-poin.

Untuk pembahasan seperti Matematika dan Fisika, daripada hanya mengandalkan hafalan rumus-rumus, cobalah untuk menjelaskan bagaimana rumus-rumus tersebut berfungsi. Jelaskan melalui ilustrasi dan perumpamaan. Dengan begitu, Anda akan lebih paham tentang konsep dan cara kerja rumus-rumus tersebut.

Identifikasikan Bagian-Bagian yang Belum Dipahami
Identifikasikan bagian-bagian yang belum dipahami sepenuhnya dan bacalah kembali sumber-sumber materi hingga Anda mengerti 100%. Setelah itu, tuliskan solusi atas bagian yang belum dipahami tersebut.

Lakukan Evaluasi
Evaluasi seluruh materi dari awal hingga akhir. Apabila ada bagian yang terlalu kompleks, maka ubahlah menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami.

Dengan teknik ini, Anda dapat memperkuat pemahaman Anda mengenai materi yang dipelajari. Selamat mencoba!

Daftar Pustaka
Wikipedia. 1 Juli 2021. “Richard Feynman”. https://id.wikipedia.org/wiki/Richard_Feynman


Ditulis oleh Daffa Satria Nugraha

5 komentar:

  1. Sudah berusaha belajar dengan penjelasan yang sederhana, tetapi semakin ku pelajari semakin sederhana pula pemahaman yang tersimpan dikepalaku.

    BalasHapus
  2. Yang bilang matematika itu menyenangkan, coba bantu gw dong jelasin materi matematikanya pake pendekatan dari metode Feynman?

    BalasHapus
  3. Belajar itu seperti kehidupan yang kita jalani sehari-hari, dan hal yang kupahami tetang hidup adalah, itu tidak sederhana.

    BalasHapus
  4. Langkah terakhir, "Identifikasikan Bagian-Bagian yang Belum Dipahami", kalo semua yang sudah dipelajari ternyata belum dipahami semua gimana dong? :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klo masih belum paham, berarti jalan ninjamu bukan didunia akademis,

      Hapus